Kamis, 29 Mei 2014
Selasa, 27 Mei 2014
Senin, 26 Mei 2014
wartakota.tribunnews.com
http://wartakota.tribunnews.com/2014/05/08/bupati-bogor-rahmat-yasin-disuap-anak-perusahaan-milik-aburizal-bakrie
Bupati Bogor Rahmat Yasin Disuap Anak Perusahaan Milik Aburizal Bakrie
Kamis, 8 Mei 2014 22:30 WIB
Warta Kota/henry lopulalan
Ketua KPK Abraham Samad ( 2 dari kanan) bersama Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (3 kanan) menunjukan uang Rp 1,5 miliar saat gelar barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana suap yang melibatkan Bupati Bogor Rahmat Yasin di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2014). Barang bukti berupa uang sebesar Rp 1,5 miliar dari Rp 4,5 miliar hasil OTT yang disita oleh KPK Rabu (7/5/2014) tersebut sebagai suap kepada Bupati untuk memberikan rekomendasi tukar menukar kawasan hutan seluas 2754 hektar di Bogor.
plasa.msn.com
http://plasa.msn.com/?rd=1&ucc=ID&dcc=ID&opt=0&ocid=iehp
Mon, 26 May 2014 15:00:00 GMT | By Bismo Agung, PlasaMSN
Para Jenderal di Belakang Jokowi - Kalla
Sejumlah jenderal berdiri di belakang pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo - Jusuf Kalla. Sejumlah strategi sudah disiapkan untuk menghadapi pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dalam Pemilu Pilpres 2014.
AP PHOTOSHOW THUMBNAILS
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso menyebut dukungan PKPI terhadap pasangan Capres dan Cawapres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla beriring restu dari sejumlah mantan petinggi pemerintahan dan belasan jenderal Tentara Nasional Indonesia.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono, dua eks Kepala Polri, yakni Surojo Bimantoro dan Da'i Bachtiar, serta memberikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla. Mereka bertekad dan berjuang untuk memenangkan pasangan tersebut pada Pemilu Presiden 2014.
"Ada dari (jenderal) bintang empat dan belasan bintang tiga yang dukung Jokowi-JK," ujar saat deklarasi dukungan PKPI kepada pasangan capres-cawapres Jokowi-Jusuf Kalla di Kantor Dewan Pimpinan Nasional PKPI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2014).
Sutiyoso beserta partainya juga telah resmi memberikan dukungan kepada Jokowi-JK. Dukungan itu diberikan tanpa syarat bagi-bagi kekuasaan.Hendropriyono juga menyiratkan, nama-nama pendukung Jokowi-Jusuf Kalla yang ada sudah teruji integritasnya. Ia mencontohkan, ada di antara nama tersebut yang pernah ditawari posisi Jaksa Agung saat euforia Pilpres sebelumnya, namun ditolak.
"Mereka ini berani mati," kata Hendropriyono lalu tersenyum disambut tepuk tangan hadirin.
Inilah para jenderal yang akan berdiri mendukung pencalonan Joko Widodo - Jusuf Kala.
Keterangan Foto:
Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono, dua eks Kepala Polri, yakni Surojo Bimantoro dan Da'i Bachtiar, serta memberikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla. Mereka bertekad dan berjuang untuk memenangkan pasangan tersebut pada Pemilu Presiden 2014.
"Ada dari (jenderal) bintang empat dan belasan bintang tiga yang dukung Jokowi-JK," ujar saat deklarasi dukungan PKPI kepada pasangan capres-cawapres Jokowi-Jusuf Kalla di Kantor Dewan Pimpinan Nasional PKPI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2014).
Sutiyoso beserta partainya juga telah resmi memberikan dukungan kepada Jokowi-JK. Dukungan itu diberikan tanpa syarat bagi-bagi kekuasaan.Hendropriyono juga menyiratkan, nama-nama pendukung Jokowi-Jusuf Kalla yang ada sudah teruji integritasnya. Ia mencontohkan, ada di antara nama tersebut yang pernah ditawari posisi Jaksa Agung saat euforia Pilpres sebelumnya, namun ditolak.
"Mereka ini berani mati," kata Hendropriyono lalu tersenyum disambut tepuk tangan hadirin.
Inilah para jenderal yang akan berdiri mendukung pencalonan Joko Widodo - Jusuf Kala.
Keterangan Foto:
Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar.
Berita Lainnya
5Komentar
13 jam yang lalu
jenderal yang tidak netral hanya mencari popularitas dari jokowi-jk
14 jam yang lalu
Jendral-jendral follower ...dan tidak populer
6 jam yang lalu
SETUJU............ MANTAN JENDRAL JENDRAL BERPRESTASI GABUNG/ DIBELAKANG JOKOWI/JK... NGGA LUCU KALAU DUKUNG JENDRAL CACAT PRESTASI ( JENDRAL DIPECAT)
6 jam yang lalu
Ternyata banyak jenderal yang tidak mendukung PBW, tentu mereka sadar akan bahaya.
33 menit yang lalu
kaltim.tribunnews.com
http://kaltim.tribunnews.com/

"Saya ajak Pak Jokowi untuk shalat zuhur, dan beliau imam. Saya sebagai makmum, bayangkan beliau imam, dan saya pimpinan Muhammadiyah makmumnya," kata Din dalam sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (24/5/2014).
Din mengungkapkan hal itu untuk menanggapi penjelasan Joko Widodo soal keislamannya di dalam acara tersebut. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa dia sudah haji. Bahkan, kedua orangtua dan adiknya pun telah menjadi haji.
"Saya Jokowi, alhamdulillah saya sudah haji. Bapak saya haji, ibu saya haji, dan adik saya juga sudah haji," kata Jokowi.
Din lantas mengatakan, Jokowi memiliki pandangan agama Islam yang bagus. Kesimpulan itu diberikan setelah ia mengetes keislaman Jokowidengan menjadikannya imam shalat.
Din bahkan mengaku tidak bisa berkonsentrasi saat melakukan shalat kala itu karena hanya memperhatikan tata cara shalat Jokowi, mulai dari niat, takbiratul ikhram, hingga salam.
"Shalat saya waktu itu sampai tidak khusyuk karena saya perhatikan benar itu shalat Pak Jokowi. Dari niat sampai salam, dan alhamdulillah semua benar dan tidak ada yang salah dengan beliau," kata Din seraya tertawa diiringi tepuk tangan peserta sidang Tanwir.
Jokowi Jadi Imam, Din Syamsuddin Mengaku Tak Khusyuk Shalat
Minggu, 25 Mei 2014 08:31 WIB
AGUS SUSANTO
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id — Ketua Umum PP Muhammadiyah Pusat Din Syamsuddin mengaku pernah mengetes keislaman calon presiden Joko Widodo dengan meminta Gubernur DKI Jakarta itu menjadi imam shalat zuhur.
"Saya ajak Pak Jokowi untuk shalat zuhur, dan beliau imam. Saya sebagai makmum, bayangkan beliau imam, dan saya pimpinan Muhammadiyah makmumnya," kata Din dalam sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (24/5/2014).
Din mengungkapkan hal itu untuk menanggapi penjelasan Joko Widodo soal keislamannya di dalam acara tersebut. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa dia sudah haji. Bahkan, kedua orangtua dan adiknya pun telah menjadi haji.
"Saya Jokowi, alhamdulillah saya sudah haji. Bapak saya haji, ibu saya haji, dan adik saya juga sudah haji," kata Jokowi.
Din lantas mengatakan, Jokowi memiliki pandangan agama Islam yang bagus. Kesimpulan itu diberikan setelah ia mengetes keislaman Jokowidengan menjadikannya imam shalat.
Din bahkan mengaku tidak bisa berkonsentrasi saat melakukan shalat kala itu karena hanya memperhatikan tata cara shalat Jokowi, mulai dari niat, takbiratul ikhram, hingga salam.
"Shalat saya waktu itu sampai tidak khusyuk karena saya perhatikan benar itu shalat Pak Jokowi. Dari niat sampai salam, dan alhamdulillah semua benar dan tidak ada yang salah dengan beliau," kata Din seraya tertawa diiringi tepuk tangan peserta sidang Tanwir.
Terkait#Jokowi#Calon Presiden 2014
Baca Juga
- Warga Teriaki Jokowi saat Blusukan ke Pasar Segiri
- Din Syamsuddin: Muhammadiyah Bukan Underbouw PAN
- Din Syamsuddin Pidato di Dewan Gereja Sedunia
- Din Syamsuddin: Jangan Berantas Teroris dengan Cara Teror
jangan Sok Takabur, MenTest Ke imanan Orang Lain ,Jangan Ke islaman orang lain di ukur dr pengamatan Pribadi. Ngaca dulu diri sendiri, apakah sudah benar lahir bathin Islami. Nabi Kita Muhammad SAW , tdk pernah mengetes Keislaman seseorang dr Pengamatan Luar cara sholat. Sok Alim Tuh , Kamu Din.
Minggu, 25 Mei 2014
Jumat, 23 Mei 2014
Hari Flickr Photo Walk sedunia pada 4 Mei
http://blog.flickr.net/id/2014/04/01/flickr10-hari-flickr-photo-walk-sedunia-pada-4-mei/
Flickr10 | Hari Flickr Photo Walk sedunia pada 4 Mei
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Flickr yang ke-10, kami mengajak semua orang untuk mengikuti hari Flickr photo walk sedunia! Mari kita rayakan 10 tahun komunitas foto terbaik dengan berkumpul bersama Flickreenos yang baru dan lama, serta membuat rencana untuk mengabadikan dunia di sekitar kita.
Acara ini diadakan pada hari Minggu, 4 Mei 2014, dan kami memerlukan bantuan Anda untuk menyelenggarakan acara photo walk di daerah Anda. Berkumpullan dengan grup Flickr favorit Anda atau jalin komunikasi dengan anggota Flickr yang sudah lama tidak berhubungan dengan Anda. Undang teman dan keluarga, undang orang-orang dari tempat kerja, lingkungan sosial, atau jaringan virtual Anda. Mulai pemburuan hal-hal menarik, jelajahi sejarah kota Anda, panjat bukit, berlayar dengan perahu, atau abadikan foto jembatan–apa pun kegemaran Anda, bergabunglah dengan kami!
CARA BERPARTISIPASI
- Gabung grup #Flickr10 Global Photo Walks dan mulai topik diskusi untuk daerah tempat Anda ingin menyelenggarakan photo walk. Jangan sungkan mengajukan pertanyaan yang Anda miliki di dalam diskusi grup dan bagikan ide-ide tentang cara penyelenggaraan photo walk yang menyenangkan.
- Buka grup Flickr Meetup dan temukan kota atau daerah Anda. Jika belum ada pengumuman, buat pengumuman Anda sendiri dan beri tahu anggota Meetup yang lain tentang hal tersebut:www.meetup.com/flickr/
SEBARKAN BERITANYA
- Sebarkan pengumuman kepada teman-teman Anda melalui Flickr, Twitter, dan Facebook.
- Jangan lupa untuk meminta mereka memberi tag gambar dan update mereka dengan #Flickr10photowalk. Penambahan tag ini ke foto Anda akan membuatnya ditambahkan secara otomatis ke kumpulan grup #Flickr10 Global Photo Walks.
- Pertimbangkan juga untuk memberi tag foto Anda dengan #Flickr10 dan #KotaAnda (menggunakan kota tempat Anda menyelenggarakan photowalk).
Rabu, 21 Mei 2014
Selasa, 20 Mei 2014
Senin, 19 Mei 2014
Minggu, 18 Mei 2014
facebook.com/pages/Satu-Jam-Saja
https://www.facebook.com/pages/Satu-Jam-Saja/128146437209721
Tentang
Karnos Film present a Drama Film by Ario Rubbik, In Theater 7 October 2010
Garis Besar Alur
Andika (Vino G. Bastian), Gadis (Revalina S. Temat) dan Hans (Andhika Pratama). Mereka adalah sahabat sejati dan masing-masing berjanji untuk saling menjaga namun tidak saling mencintai. Andika berkesempatan mendapat beasiswa untuk pergi kuliah ke Jerman.
Kedua sahabatnya (Gadis dan Hans) pergi mencarinya untuk menyampaikan kabar gembira tersebut, namun ternyata dalam perjalanan mereka mendapat musibah dan kendaraan yang ditumpanginya mengalami kerusakan. Hujan begitu lebat, Hans merencanakan sebuah perbuatan terkutuk dan Gadis harus menerima akibatnya Andika yang sejak lama mencintai Gadis mengambil alih tanggung jawab tersebut walaupun Andika harus kehilangan masa depannya dengan melepas beasiswa kuliah di Jerman.
Namun Hans datang kembali dan ingin merebut Gadis. Sebagai seorang sahabat sejati , Andika lebih memikirkan kebahagiaan Gadis, yang ada dalam pikiranya adalah melindungi Sahabat sekaligus istrinya dengan menyembunyikan pertemuannya dengan Hans. Semakin lama Gadis menyadari betapa besar cinta Andika namun waktu tak dapat menunggu kebahagiaan mereka.
Akankah kebahagian mereka terwujud??
Dalam Satu Jam Saja….
Kedua sahabatnya (Gadis dan Hans) pergi mencarinya untuk menyampaikan kabar gembira tersebut, namun ternyata dalam perjalanan mereka mendapat musibah dan kendaraan yang ditumpanginya mengalami kerusakan. Hujan begitu lebat, Hans merencanakan sebuah perbuatan terkutuk dan Gadis harus menerima akibatnya Andika yang sejak lama mencintai Gadis mengambil alih tanggung jawab tersebut walaupun Andika harus kehilangan masa depannya dengan melepas beasiswa kuliah di Jerman.
Namun Hans datang kembali dan ingin merebut Gadis. Sebagai seorang sahabat sejati , Andika lebih memikirkan kebahagiaan Gadis, yang ada dalam pikiranya adalah melindungi Sahabat sekaligus istrinya dengan menyembunyikan pertemuannya dengan Hans. Semakin lama Gadis menyadari betapa besar cinta Andika namun waktu tak dapat menunggu kebahagiaan mereka.
Akankah kebahagian mereka terwujud??
Dalam Satu Jam Saja….
Info Umum
| Bergabung dengan Facebook | 06/06/2010 |
|---|---|
| Genre | Drama |
| Studio | Karnos Film |
| Dibintangi | Vino G.Bastian ● Revalina S.Temat ● Andhika Pratama ● Rano Karno ● Widyawati ● Marini ● Rima Melati ● Imey Liem ● Rini Yulianti |
| Disutradarai Oleh | Ario Rubbik |
| Skenario Oleh | Rano Karno |
| Diproduksi Oleh | Santy Karno |
Langganan:
Komentar (Atom)




.jpg)






















